Senin, 14 Januari 2013

Sepeda Motor Pak Guru dengan Elpiji



Temen-temen ada yang pernah denger tentang kendaraan dengan bahan bakar selain premiun? Misal dengan listrik, nuklir, cahaya matahari dan lain sebagainya. Nah di Sumedang ada seorang guru fisika SMA yang menciptakan atau lebih tepatnya memodifikasi sepeda motornya dengan bahan bakar gas. Iya, dengan bahan bakar gas ukuran 3 kilogram yang biasa dipakai memasak didapur.

Cece Wawan (34), adalah guru Fisika di SMA Negeri 1 Sumedang, Jawa Barat yang mengenalkannya pada masyarakat. Idenya sudah setahun yang lalu, tapi baru sekitar dua bulanan ini benar-benar dikerjakan, dan terhitung Januari ini sudah dua minggu sepeda notor kesayangannya itu masih bisa jalan tanpa mengganti tabung gas, jika dengan premium empat harian udah harus diisi, papar Cece.

Cece dibantu temannya yang bekerja di bengkel mencoba membuat converter, dengan mulai dari membuat karbulator bekas hingga mencoba yang dari besi. Setelah beberapa kali percobaan, akhirnya sepeda motor dengan menggunakan gas elpiji itu bisa juga digunakan seperti sepeda motor pada umumnya, dan jelas irit karena dengan jarak tempuh 70 km dan sekitar dua minggu Cece belum juga mengganti tabung gas elpiji tersebut.

Secara mengirit bahan bakar dan dompet, memang dengan menggunakan gas elpiji 3 kg terbukti hemat. Namun, masih banyak kelemahan dari sepeda motor tersebut, dari sedi tampilan yang kurang menarik juga dari segi keselamatan bagi pengendara dan orang lain yang dekat dengan pengendara, karena tabung gas bisa saja bocor dan meledak yang tentunya membahayakan. 

sepeda motor menggunakan bahan bakar gas
Andai saja pemerintah mau me-alokasikan dana untuk penemuan-penemuan semacam ini, mungkin negara kita bisa menjadi negara yang cukup creative dan bisa diperhitungkan dengan negara-negara seperti Japan, Amerika Serikat, Jerman dan lain sebagainya. Sayangnya Pemerintah kita lebih suka menggunakan uang negara untuk keperluan kunjungan keluar negeri. Haha…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar