Temen-temen ada yang pernah denger tentang kendaraan dengan bahan bakar
selain premiun? Misal dengan listrik, nuklir, cahaya matahari dan lain
sebagainya. Nah di Sumedang ada seorang guru fisika SMA yang menciptakan atau
lebih tepatnya memodifikasi sepeda motornya dengan bahan bakar gas. Iya, dengan
bahan bakar gas ukuran 3 kilogram yang biasa dipakai memasak didapur.
Cece Wawan (34), adalah guru Fisika di SMA Negeri 1 Sumedang, Jawa Barat
yang mengenalkannya pada masyarakat. Idenya sudah setahun yang lalu, tapi baru
sekitar dua bulanan ini benar-benar dikerjakan, dan terhitung Januari ini sudah
dua minggu sepeda notor kesayangannya itu masih bisa jalan tanpa mengganti
tabung gas, jika dengan premium empat harian udah harus diisi, papar Cece.
Cece dibantu temannya yang bekerja di bengkel mencoba membuat converter,
dengan mulai dari membuat karbulator bekas hingga mencoba yang dari besi.
Setelah beberapa kali percobaan, akhirnya sepeda motor dengan menggunakan gas
elpiji itu bisa juga digunakan seperti sepeda motor pada umumnya, dan jelas
irit karena dengan jarak tempuh 70 km dan sekitar dua minggu Cece belum juga
mengganti tabung gas elpiji tersebut.
Secara mengirit bahan bakar dan dompet, memang dengan menggunakan gas
elpiji 3 kg terbukti hemat. Namun, masih banyak kelemahan dari sepeda motor
tersebut, dari sedi tampilan yang kurang menarik juga dari segi keselamatan
bagi pengendara dan orang lain yang dekat dengan pengendara, karena tabung gas
bisa saja bocor dan meledak yang tentunya membahayakan.
![]() |
| sepeda motor menggunakan bahan bakar gas |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar